Review : Tahu Kupat Solo (Kangen)

tahu-kupat

God.. please help me from the temptation of missing “Tahu Kupat” πŸ˜›

Haai haai sahabat Deeahzone gimana kabarnya hari ini? selalu semangat kaan pastinya dalam menjalani hari. Keep to stay healthy and maintain your body yaaa..

Pada post kali ini bakal sedikit mengulas tentang Tahu Kupat Solo. Siapa sich yang nggak tahu makanan satu ini? haaa tentunya bagi kamu yang anti jajanan streetfood mungkin nggak tahu yaa makanan kece ini πŸ˜€ Oke dech mari akuh perkenalkan salah satu makanan yang wajib dicoba saat kamu pulang atau berkunjung ke daerah Solo, Sukoharjo, Nguter, dan sekitarnya situ karena memang menu ini dari Javanese.

Tahu Kupat merupakan makanan yang cukup simple banget nich guys sebenarnya, terdiri dari kupat yaitu semacam lontong klo bahasa gaulnya sich sticky rice gituh.. tapi ini dari beras bukan dari ketan yaa.. lalu ditambah tahu pong yang digoreng kemudian dipotong kecil-kecil, kacang yang digoreng, dicampur sedikit mie kuning (jika suka) dan pastinya tambahan kubis yang diiris tipis dan daun seledri & goreng bawang untuk taburan pelengkap.

Sausnya pun cukup simple sebenarnya itu dari gula jawa, kecap, cabe, bawang putih, dan tingkat kepedasan bisa kita atur sesuai keinginan kita cabainya minta berapa sama si abang penjualnya heheee πŸ˜€ Hayoo cobain dech sumpah berasa seger gitu bikin nagih.. kaya makan rujak pedes tapi pake nasi padet heuheeu kenyang dech.. murah pulak!.

Sumpah kangen sama ini makanan, tiap pulang kampung ke Jawa klo belum makan tahu kupat belum lengkap.. setiap kali kelewatan gak sempet makan jajanan streetfood satu ini berasa ada yang hilang.. dan hilangnya sampe kebawa kangen pas bener-bener gak nemu ni jajanan.

Hayoo kapan sahabat mo ngajakin aku makan Tahu Kupat Solo πŸ˜› hahaa ngarep yaaach… coba dech beneran ni makanan streetfood Indonesia yang cukup sederhana namun bikin kangen.

Maunya sich ngulasnya dikit yaach.. so sorry, maafkeun yaaa nyuwun pangapunten hahaaaa jadi panjaaang dech tapi asiik kaan jajan bareng πŸ˜€ jangan lupa yach coba dateng dech berkunjung ke Solo, Sukoharjo, Nguter, atau Wonogiri yang kini juga menjadi daerah yang ngehitz nggak hanya dari makanan atau jajanan streetfoodnya namun tempat wisatanya yang kini juga mulai dikenal.

Catatan: “Wong Jowo ojo ilang Jawane” artinya jangan sampai kita kehilangan akar budaya, dan tetap humble menjadi seseorang yang tidak lupa akan tanah kelahirannya πŸ™‚

deeahzone
An Indonesian, simple girl and curious about design, fashion, culture, history, music and many more. Peace, Love & Rock!

Feel Free to Comment!